Redaktur D'zero Buletin (Old Version)
22.37 Diposting oleh dzero buletin
Tiga Divaaaa??? (minus satu divo!)
Liza Fathiariana-Pemimpin Redaksi
Yang ini nih Pemimpin redaksinya Dzero alias bu pimred. Dari dulu hingga sekarang, benar-benar tak tergantikan. Dan termasuk pemegang saham awal dzero: Liza fathiariani.
Liza ini orangnya supel, ramah (kadang kelewatan, sampe orang2 pada geer), pintar, rajin, dan tegas abis. Gadis Tangse kelahiran 1988 ini sekarang kuliah di FK Unsyiah semester 5.
Selain sebagai pimred Dzero, muslimah manis ini juga menjabat sebagai ketua Litbang BEM FK Unsyiah, Ketua Div. Kepenulisan FLP NAD, dan anggota CIMSa. Tapi meski aktivitasnya bejibun, doi tetap setia dengan Dzero. Tak heran, saat layouter Dzero sibuk sendiri, Liza dengan sukarela menggantikan untuk nge-layout. Rajin banget kan?
Ade Oktiviyari-Manajer Pelaksana
Ini nih personil D'zero Buletin yang paling sibuk dan gaduh tiap bulannya. Gimana enggak? Ia harus mengevaluasi keuangan dzero, menentukan tanggal deadline, dan menagih naskah dari para anggota yang kadang-kadang suka males-malesan.
Gadis Aceh kelahiran oktober 89 ini saat ini kuliah di FK Unsyiah, semester 3. Tanpa bermaksud kolusi, akhwat berkacamata minus ini juga adik letingnya liza fathiariani, si
pimred dzero sendiri. Selain sebagai manajer dzero, anak kedua dari 4 bersaudara juga aktif sebagai "tukang" buat-buat mading di LDF Asy-Syifa dan anggota Divisi kepenulisan FLP NAD.
Akhmad Alimudin-Layouter
Bagi sobat-sobat yang suka banget ngatain D'zero buletin imut, nah, ini dia tukang ngutak-ngatiknya.
Cowok keren ini hobinya emang main ma komputer. makanya sekarang kuliah di ITS. tuh, fotonya aja bareng dengan komputer^-^
Nah, buat yang mau menghubungi cowok yang akrab dipanggil lee ini, cukup klik aja di link sahabat-sahabat dzero buletin disamping.
Kelahiran D'zero
22.20 Diposting oleh dzero buletin
Dzero…
Zero. Nol.
sebuah falsafah yang unik. aneh mungkin. nol, kosong. tidak ada.
mengapa kami memilih nama ini?
@@@
Waktu itu malam tahun baru. Masehi, bukan Hijriah. Sesosok remaja, tepatnya dua orang sedang duduk berhadap-hadapan dengan mata merah menahan kantuk. mereka bukan remaja mabuk dengan perayaan tahun baru. Bukan! Mereka hanya sedang merembukkan sesuatu yang penting.
“Jadi apa?”
“Hero aja!”
“Hero?”
“Ya. artinya pahlawan.”
“Pahlawan?”
Dua orang itu adalah Ade dan Liza, atau Liza dan Ade. sama saja. mereka sedang berpikir mengenai idealisme mereka. di tengah kesumpekan dunia yang dipenuhi aneka media esek-esek dan berbau busuk politik, mereka ingin melakukan perubahan. membuat media sendiri!
Meskipun hanya sebuah buletin.
“Gini aja,” akhirnya setelah menghabiskan bergelas-gelas air, ade angkat bicara. “zero to hero aja ya? kan keren, tuh. falsafahnya juga keren.”
“Ah, plagiat!” timpal Liza kesal.”Hmm…Zero aja gimana?”
“Kok Zero? nol dong. takutnya ntar kita jadi nol alias zero alias mati.”
“Eits… gak gitu. gini, intinya kan semua di alam semesta ini kan nol. bermula dari kekosongan, bermula dari ketiadaan. Dan kemudian, menjadi ada!”
Waah…
Lalu semalaman, mereka berdua berembuk. Dan akhirnya final: D’ZERO!!!
@@@
Cerita di atas bukan fiksi. layak untuk dipercaya. kami percaya, hidup selalu punya caranya sendiri, jalannya sendiri untuk memberikan kita pengajaran. untuk memberi kekuatan, dan kepercayaan pada kita. bahwa hidup kita berarti. Kita semua memiliki makna dari penciptaan. Tugas kita, hanya menemukannya, dan memjadikan makna hidup kita berarti.
Itulah yang ingin kami capai.
Meski kami bukan bintang. Meski Liza (pimred), Ade (Manajer Pelaksana), dan Ali (Layouter) juga hanya manusia-manusia yang masih mencari jati diri, namun kami ingin berbagi. Dan mencari makna hidup kami dengan menjalaninya sebaik-baiknya. Karena kami cuma hamba Allah yang lemah. Teramat lemah malah.
Pada akhirnya, kami hanya dapat berkata,”Keep on fighting and be a hero!”
Sekarang...Bermula Dari Sini
22.09 Diposting oleh dzero buletin
Alhamdulillah... sekarang kru dzero buletin sudah move. alias pindah rumah plus pindah blog. Dulunya markas 'penyamun' dzero bertempat di Limpok city, sekarang karena sudah ber'fusion' dengan FLP NAD, maka otomatis kami harus rela angkat koper ke sekret FLP Nad: Rumcay yang tercinta.
Mengenai perpindahan blog--yang dulunya di wordpress--terpaksa dipindah karena kesibukan luar biasa dan kegaptekan kami dalam teknologi, membuat situs di wordpress sudah menjadi tempat bernaung yang jauh dari kenyamanan. Tapi untuk kenyamanan para pembaca setia dzero buletin, maka kardus-kardus dari wordpress akan kami angkut juga kesini. Sesegera mungkin. Oce?!
So, inilah new of me. Let's start the tour!!!
